![]() |
| DISTAMBUN: 116 PAKET PENGADAAN PERTANIAN DOMPU TAHUN 2026, FOKUS MEKANISASI DAN INFRASTRUKTUR |
Media Transrevolusi group Com NTB.– Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan terus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian pada Tahun Anggaran 2026.
Sebanyak 116 paket pengadaan barang dan jasa telah direncanakan dengan fokus pada modernisasi alat mesin pertanian, pembangunan infrastruktur, serta penguatan sarana produksi bagi petani.
Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP yang diperbarui per 19 Juni 2026, sejumlah paket strategis telah dialokasikan, di antaranya pengadaan traktor tangan senilai Rp1,313 miliar dan traktor roda empat sebesar Rp555 juta.
Selain itu, terdapat pengadaan kultivator Rp96 juta, mesin pemetik jagung Rp180 juta, mesin perontok jagung di Kecamatan Kilo Rp100 juta, serta chopper tembakau Rp122,5 juta.
Dukungan sektor perkebunan melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) juga mencakup pengadaan traktor Rp198 juta, benih tembakau Rp30 juta, serta berbagai sarana pendukung budidaya tembakau.
Tak hanya memperkuat mekanisasi, pemerintah daerah juga memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur pertanian melalui penanganan dan pembukaan Jalan Usaha Tani (JUT) di sejumlah desa, mulai dari Doropeti, Sori Tatanga, Karombo, Calabai, Riwo, Kadindi hingga wilayah Kecamatan Pekat, Hu'u dan Pajo.
Salah satu paket terbesar adalah Penanganan JUT Desa Sori Tatanga dengan pagu anggaran mencapai Rp280 juta.
Untuk memperkuat ketersediaan air pertanian, turut direncanakan pembangunan sumur bor, sumur pompa, pipanisasi, serta pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi di sejumlah wilayah Kabupaten Dompu.
Sementara itu, kebutuhan sarana produksi petani juga mendapat perhatian melalui pengadaan mulsa plastik, benih hortikultura, alat semprot, mist blower, mesin pemotong rumput hingga alat penabur benih langsung. Pemerintah daerah juga merencanakan Forum Hibah Dana untuk Petani dan Komunitas Pertanian Organik senilai Rp25 juta.
Dengan total 116 paket tersebut, perencanaan pengadaan Tahun Anggaran 2026 diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian, meningkatkan efisiensi produksi, memperlancar akses lahan, serta mendorong kesejahteraan petani di Kabupaten Dompu.
Namun demikian, seluruh paket tersebut masih berstatus rencana umum pengadaan yang dipublikasikan melalui aplikasi SIRUP LKPP.
Pelaksanaannya tetap mengikuti tahapan, mekanisme, dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.(BYOS)

0 Komentar