![]() |
| Bupati Dompu Tinjau Kampung Nelayan Beranti, Kabar Gembira KNMP Hadir di Kecamatan Pekatnya |
Media TransRevolusi Group Com NTB. — DOMPU. Komitmen Pemerintah Kabupaten Dompu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan terus diperkuat.
Hal tersebut ditunjukkan Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE., bersama Staf Ahli Bupati, Asisten Pemerintahan dan Kesra, serta sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah, saat mengunjungi sekaligus melihat langsung kondisi Kampung Nelayan di Pelabuhan Beranti, Desa Nangamiro, Kecamatan Pekat, Sabtu (27/06/2025).
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Daerah untuk melihat secara langsung kondisi kehidupan masyarakat nelayan sekaligus membuka ruang dialog dengan warga terkait berbagai persoalan dan kebutuhan di kawasan pesisir.
Kedatangan rombongan Bupati Dompu disambut langsung oleh Kepala Desa Nangamiro, Saidin A. Wahab, bersama para nelayan, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Bambang Firdaus menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Pemerintah Daerah ingin melihat secara langsung kondisi masyarakat nelayan, berdialog, sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.
“Kehadiran jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu di sini selain untuk melihat secara langsung keadaan nelayan, kami juga ingin berdialog serta menjaring aspirasi,” ujar Bupati.
Kabar Gembira: Pekat Dapat Dua Lokasi KNMP
Di hadapan masyarakat, Bupati Bambang Firdaus juga menyampaikan kabar menggembirakan mengenai rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Dompu.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026, Kabupaten Dompu mendapatkan alokasi sembilan titik KNMP pada tahap kedua yang tersebar di delapan kecamatan.
Khusus Kecamatan Pekat, terdapat dua lokasi yang telah tervalidasi, baik dari aspek lapangan, lokasi maupun administrasi berdasarkan hasil survei Pemerintah Pusat.
“Alhamdulillah, untuk Kecamatan Pekat terdapat dua lokasi yang sudah tervalidasi, baik lapangan, lokasi dan administrasi berdasarkan hasil survei Pemerintah Pusat. Yakni Desa Nangamiro, Pelabuhan Beranti, dan Desa Pekat mendapatkan jatah KNMP,” jelas Bambang Firdaus.
Menurut Bupati, program KNMP merupakan langkah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas kehidupan masyarakat nelayan. Program tersebut diharapkan tidak hanya membangun kawasan secara fisik, tetapi juga memperkuat ekonomi dan kemandirian masyarakat pesisir.
Mengangkat Harkat dan Derajat Nelayan
Bambang Firdaus menegaskan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diarahkan untuk mengangkat harkat dan derajat masyarakat nelayan, sekaligus mentransformasi kampung nelayan tradisional menjadi kawasan yang lebih modern, tertata, produktif, dan mandiri.
Transformasi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas lingkungan permukiman, penguatan aktivitas ekonomi, hingga terciptanya kawasan nelayan yang memiliki daya saing.
Pemerintah Kabupaten Dompu, lanjutnya, akan terus mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat agar program pembangunan dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Kunjungan Bupati ke Kampung Nelayan Beranti sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Aspirasi nelayan diharapkan menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan kawasan pesisir Kabupaten Dompu ke depan.
Dengan hadirnya KNMP di Desa Nangamiro dan Desa Pekat, masyarakat Kecamatan Pekat kini menatap harapan baru: kampung nelayan yang lebih tertata, ekonomi yang semakin produktif, serta kehidupan nelayan yang semakin sejahtera dan mandiri.(BYOS/Advetorial)

0 Komentar