Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Mengenang Almarhum Ismail Abdullah, Semasa Hidupnya Tercatat Sebagai Veteran Dwikora


Mengenang Almarhum Ismail Abdullah, Semasa Hidupnya Tercatat Sebagai Veteran Dwikora


Media Transrevolusi Group Com NTB – Setiap daerah memiliki putra terbaik yang mengabdikan hidupnya bukan untuk dikenang karena jabatan, melainkan karena ketulusan dalam berbuat. 

Bagi masyarakat Kabupaten Dompu, salah satu sosok yang patut dikenang adalah Almarhum Ismail Abdullah, S.Sos, yang akrab disapa Isdul.

Semasa hidupnya, Almarhum dikenal sebagai pribadi yang sederhana, berpikiran maju, serta memiliki semangat pengabdian yang tinggi. 

Sejak usia muda, beliau terus menempa diri dengan memperluas pengetahuan dan keterampilan agar mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, daerah, dan bangsa.

Dedikasinya diwujudkan melalui keterlibatan aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan.

Berkat sikapnya yang rendah hati, terbuka, dan selalu mengutamakan kepentingan bersama, Isdul tumbuh menjadi tokoh yang disegani serta dipercaya masyarakat.

Kepercayaan tersebut kemudian mengantarkan beliau menjadi Anggota DPRD Kabupaten Dompu dari Partai Golongan Karya (Golkar) selama dua periode, yakni 1998–1999 dan 2000–2004. 

Pada masa transisi reformasi yang penuh dinamika, beliau bersama rekan-rekan di DPRD menjalankan amanah rakyat dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan dialog, serta memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Bagi para sahabat, kolega, dan wartawan yang mengenalnya, Isdul dikenal sebagai sosok yang tegas, berani, ulet, bertanggung jawab, dan gemar berdiskusi. 

Beliau percaya bahwa pengabdian yang dilakukan dengan tulus dan ikhlas akan menjadi kekuatan terbesar dalam menjalankan setiap amanah.

Namun, jejak pengabdiannya tidak hanya tercatat di dunia politik.

Jauh sebelum itu, pada masa mudanya, Ismail Abdullah turut mengambil bagian dalam perjuangan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia saat Operasi Dwikora menghadapi konfrontasi Indonesia–Malaysia. 

Dalam masa pengabdian tersebut, beliau ditempatkan sebagai salah satu komponen cadangan negara yang bertugas di wilayah Pangkal Pinang, Sumatera.

Atas jasa, dedikasi, dan pengorbanannya dalam membela bangsa dan negara, pemerintah Republik Indonesia memberikan penghormatan dengan menetapkan Almarhum Ismail Abdullah sebagai Veteran Dwikora Golongan B. 

Pengakuan itu menjadi bukti bahwa semangat patriotisme beliau telah menjadi bagian dari sejarah perjuangan bangsa.

Kini, semangat pengabdian tersebut diwariskan kepada putra-putri beliau, yakni Arifuddin, S.E., Firmansyah, S.Psi., M.MKes., Sumantia, S.Pt., Hasnatun, S.Pd., Sunandar, S.E., Maladin, S.E., Sofian Hendro, dan Ery Hariati, S.KM. 

Mereka diharapkan terus melanjutkan nilai-nilai kejujuran, kerja keras, kepedulian sosial, dan kecintaan kepada tanah air yang telah ditanamkan oleh sang ayah.

Almarhum Ismail Abdullah telah berpulang, namun jejak pengabdian, keteladanan, dan semangat juangnya akan tetap hidup dalam ingatan keluarga, sahabat, serta masyarakat Kabupaten Dompu. 

Semoga segala amal ibadah, jasa, dan pengorbanan beliau diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, dilapangkan alam kuburnya, dan ditempatkan pada derajat yang mulia di sisi-Nya.

Al-Fatihah untuk Almarhum Ismail Abdullah, S.Sos. Semoga jasa dan pengabdiannya menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus mencintai bangsa, mengabdi kepada masyarakat, dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Byos)

Posting Komentar

0 Komentar