![]() |
| Bupati Dompu Dorong Sinergi PT STM dan Pemerintah untuk Perkuat Pemberdayaan Masyarakat |
Media Transrevolusi group Com NTB.— Pemerintah Kabupaten Dompu terus mendorong penguatan sinergi dengan dunia usaha dalam rangka mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) PT Sumbawa Timur Mining (STM) sekaligus Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Pembangunan Dermaga Nelayan, yang berlangsung di Aula Pendopo Bupati Dompu, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan strategis tersebut dihadiri Bupati Dompu Bambang Firdaus, S.E., jajaran Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Dompu, perwakilan Pemerintah Provinsi NTB, Kepala Dinas ESDM NTB, Rektor Universitas Mataram, pimpinan perangkat daerah, para camat, kepala desa, civitas akademika, perwakilan manajemen PT STM, serta unsur masyarakat
Forum konsultasi publik ini menjadi momentum penting untuk memastikan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang dirancang PT STM dapat berjalan secara terarah, partisipatif, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta arah pembangunan Kabupaten Dompu.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dompu Bambang Firdaus menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT STM yang selama ini telah hadir dan menunjukkan komitmennya untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Bupati berharap keberadaan PT STM ke depan dapat memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat Dompu.
Ia juga berharap proses menuju tahapan produksi dapat segera direalisasikan dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat, lingkungan, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Potensi alam Dompu yang luar biasa kualitasnya memerlukan kemitraan karena kemampuan kita sendiri terbatas.
![]() |
Karena itu, perlu kerja sama dengan mitra untuk mewujudkan kesejahteraan bersama. Program pemberdayaan harus selaras dengan rencana pembangunan daerah agar terarah dan tidak tumpang tindih,” tegas Bambang Firdaus.
Menurut Bupati, pembangunan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Pemerintah memiliki keterbatasan sumber daya, sehingga diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, perguruan tinggi, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam konteks tersebut, kehadiran PT STM diharapkan bukan hanya berkaitan dengan aktivitas investasi, tetapi juga mampu menjadi bagian dari ekosistem pembangunan daerah melalui berbagai program pemberdayaan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Bupati juga mengimbau seluruh pihak untuk menghilangkan rasa sinis maupun pikiran-pikiran negatif yang dapat menghambat terbangunnya kolaborasi.
Menurutnya, setiap pihak perlu diberikan ruang dan kesempatan untuk berbuat serta berkarya demi kepentingan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Dompu.
“Mari kita memberikan ruang dan kesempatan untuk berkarya bersama. Yang terpenting adalah bagaimana niat baik tersebut dapat diwujudkan menjadi program yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bambang menegaskan bahwa prinsip utama dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat adalah dampak nyata. Setiap program yang direncanakan harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan pada akhirnya dibuktikan melalui peningkatan kesejahteraan.
Karena itu, penyusunan RIPPM PT STM diharapkan tidak berhenti pada dokumen perencanaan semata, tetapi menjadi instrumen yang mampu mengarahkan berbagai program pemberdayaan secara terukur, tepat sasaran, berkelanjutan, serta terintegrasi dengan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Dompu.
Sementara itu, Penandatanganan MoU Pembangunan Dermaga Nelayan menjadi bagian penting dari upaya memperkuat infrastruktur pendukung aktivitas masyarakat, khususnya sektor kelautan dan perikanan.
Pembangunan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi nelayan serta mendukung peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Dompu menilai pembangunan daerah membutuhkan kerja bersama dengan semangat kemitraan yang sehat dan saling menguntungkan.
Pemerintah berperan memastikan arah pembangunan tetap sesuai dengan kepentingan publik, sementara dunia usaha diharapkan dapat mengambil bagian melalui investasi, pemberdayaan, serta kontribusi sosial yang memberikan manfaat berkelanjutan.
Melalui konsultasi publik dan penandatanganan MoU tersebut, Pemkab Dompu berharap terbangun kesamaan visi antara pemerintah, PT STM, akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat.
Semangat kolaborasi tersebut diharapkan menjadi fondasi penting untuk mewujudkan investasi yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menghadirkan kesejahteraan yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Dompu.( BYOS/Advetorial)


0 Komentar