![]() |
| Promosikan UMKM Lewat Pernikahan, Jujur Prakoso Pilih Caffe sebagai Lokasi Pernikahan Adik Kandungnya |
Media Transrevolusi Group Com NTB. — Sebuah pernikahan bukan hanya tentang mempertemukan dua insan dalam ikatan suci, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk menghadirkan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Semangat itulah yang coba diwujudkan oleh Jujur Prakoso, pemuda Kabupaten Dompu yang dikenal kreatif, lincah, dan memiliki kepedulian terhadap perkembangan usaha masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Berangkat dari keresahannya melihat masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi tantangan dalam memperkenalkan usaha dan menemukan pasar, Mas Jujur memilih sebuah langkah sederhana namun memiliki makna ketika mempersiapkan pernikahan adik kandungnya, Mitha dan Adi.
Alih-alih memilih gedung atau ruangan tertutup seperti yang lazim digunakan dalam acara pernikahan, Mas Jujur justru memilih caffe sebagai lokasi pelaksanaan acara. Pilihan tersebut bukan semata-mata karena persoalan tempat.
Di balik keputusan itu terdapat sebuah gagasan: acara keluarga pun dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan menghidupkan usaha lokal.
Menurut Mas Jujur, ide tersebut terinspirasi dari pengalaman dan kebiasaannya bepergian ke berbagai daerah.
Dalam perjalanan, ia kerap melihat konsep acara pernikahan yang dikemas secara kreatif dengan memanfaatkan tempat usaha, caffe, maupun ruang terbuka. Pengalaman tersebut kemudian mendorongnya untuk mencoba menghadirkan konsep serupa di Kabupaten Dompu.
“Selama ini saya sering melihat orang yang menikahkan anggota keluarganya lebih memilih tempat tertutup seperti gedung. Saya berpikir, kenapa tidak mencoba tempat yang berbeda, seperti caffe?” tutur Mas Jujur.
Baginya, caffe bukan hanya tempat untuk menikmati makanan dan minuman. Dengan sentuhan kreativitas, tempat usaha juga dapat menjadi ruang untuk berbagai kegiatan positif, mulai dari pertemuan keluarga, kegiatan komunitas, hingga seremoni pernikahan.
Saat ini, Mas Jujur tengah mempersiapkan acara pernikahan adik kandungnya di salah satu caffe yang berada di kawasan jalan utama Kabupaten Dompu. Pilihan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan sederhana terhadap pelaku usaha lokal.
“Dengan melaksanakan acara pernikahan di tempat seperti ini, secara tidak langsung saya ikut membantu mempromosikan area usaha yang ada agar lebih dikenal dan bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan seremoni, termasuk pernikahan,” katanya.
Menurutnya, dukungan terhadap UMKM tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar.
Kadang, dukungan itu cukup dimulai dari sebuah pilihan. Memilih caffe lokal untuk acara keluarga.
Membeli produk dari pelaku usaha setempat. Menggunakan jasa masyarakat sekitar. Atau sekadar memperkenalkan sebuah tempat usaha kepada orang lain.
Hal-hal sederhana tersebut, apabila dilakukan secara bersama-sama, dapat ikut menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Mas Jujur berharap konsep tersebut dapat menjadi alternatif bagi masyarakat Dompu yang ingin melaksanakan acara keluarga dengan suasana yang berbeda—lebih santai, terbuka, kreatif, namun tetap memiliki nilai kesakralan dan seremoni.
“Melaksanakan kegiatan seperti ini dengan memilih tempat yang mungkin sebelumnya belum banyak digunakan untuk acara pernikahan bisa memberikan alternatif baru bagi para orang tua dan keluarga ketika akan menikahkan anggota keluarganya,” ujarnya.
Apa yang dilakukan Mas Jujur menjadi sebuah pesan bahwa kebahagiaan sebuah keluarga juga dapat dibagikan kepada lingkungan sekitar.
Pernikahan Mitha dan Adi bukan hanya menjadi momentum sakral bagi kedua mempelai dan keluarga besar, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan bahwa tempat-tempat usaha lokal dapat dimanfaatkan sebagai ruang kreatif untuk berbagai kegiatan masyarakat.
Di tengah tantangan UMKM dalam mencari pasar dan memperkenalkan produknya, keberanian masyarakat untuk memilih, menggunakan, dan mempromosikan usaha lokal merupakan langkah kecil yang patut diapresiasi. Satu acara mungkin sederhana. Satu pilihan mungkin terlihat kecil.
Namun dari pilihan-pilihan kecil itulah dukungan terhadap UMKM dapat tumbuh menjadi gerakan bersama. Sebab membantu UMKM tidak selalu harus dengan cara yang besar.
Kadang, cukup dengan memilih tempat mereka, menggunakan jasa mereka, membeli produk mereka, dan memperkenalkan usaha mereka kepada lebih banyak orang.
Menutup penyampaiannya, Mas Jujur memohon doa dan restu kepada keluarga, sahabat, teman, serta seluruh handai taulan agar prosesi pernikahan adik kandungnya, Mitha dan Adi, dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, serta dipenuhi keberkahan.
“Mohon doa dari semuanya agar acara pernikahan adik kandung saya berjalan aman, tertib dan lancar,” tutupnya. (Redaksi)

0 Komentar