Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Jemput Bola Perjuangkan Jaringan Irigasi Skender, Ketua GP3A Bahadin Koordinasi dengan Kementan


Jemput Bola Perjuangkan Jaringan Irigasi Skender, Ketua GP3A Bahadin Koordinasi dengan Kementan


Media Transrevolusi  group Com NTB.— Komitmen memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya para petani di wilayah Kecamatan Manggelewa, terus ditunjukkan oleh Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Bendungan Tanjung Manggelewa, Bahadin.

Dalam upaya mempercepat perhatian pemerintah terhadap kebutuhan infrastruktur pertanian, Bahadin melakukan langkah jemput bola dengan berkoordinasi langsung dengan pihak Kementerian Pertanian (Kementan) pada Jumat lalu.

Koordinasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari ikhtiar memperjuangkan pembangunan dan peningkatan saluran jaringan irigasi Skender, yang mencakup wilayah Desa Kampasi Meci, Desa Doromelo, Desa Nusa Jaya, dan Desa Lanci Jaya, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu.

Bagi masyarakat petani, keberadaan jaringan irigasi memiliki arti penting dalam menunjang ketersediaan air untuk lahan pertanian. 

Karena itu, perhatian terhadap kondisi serta pengembangan jaringan irigasi dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung produktivitas dan keberlanjutan sektor pertanian.

Bahadin menegaskan bahwa langkah koordinasi tersebut bukan semata-mata untuk kepentingan organisasi, melainkan merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat petani yang selama ini menggantungkan kehidupan dan perekonomian mereka dari sektor pertanian.

“Kami berusaha melakukan komunikasi dan koordinasi ke tingkat pemerintah pusat agar kebutuhan jaringan irigasi masyarakat dapat menjadi perhatian. Ini adalah ikhtiar untuk kepentingan petani dan masyarakat,” ujar Bahadin.

Langkah tersebut mendapat perhatian positif karena menunjukkan adanya upaya aktif dari unsur masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah.

Pendekatan jemput bola dinilai penting agar berbagai kebutuhan di tingkat lapangan dapat disampaikan melalui jalur koordinasi yang tepat.

Jaringan irigasi Skender sendiri diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas pertanian masyarakat di sejumlah desa yang berada dalam cakupan jaringan tersebut. Dengan dukungan infrastruktur pengairan yang memadai, para petani tentu memiliki harapan terhadap pengelolaan lahan pertanian yang lebih optimal.

Sebagai Ketua GP3A Bendungan Tanjung Manggelewa, Bahadin juga diharapkan terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, guna mengawal aspirasi masyarakat petani.

Langkah yang dilakukan Bahadin menjadi gambaran bahwa perjuangan untuk kepentingan rakyat tidak cukup hanya menunggu, tetapi membutuhkan komunikasi, koordinasi, dan keberanian untuk datang langsung menyampaikan kebutuhan masyarakat kepada pihak yang berwenang.

Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong pembangunan infrastruktur pertanian yang lebih baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah Manggelewa dan sekitarnya.( BYOS)

.

Posting Komentar

0 Komentar