![]() |
| KETUA HIMPAUDI DOMPU ANGKAT BICARA, TERKAIT ISU FEE UNTUK DIKPORA TIDAK BENAR |
Transrevolusi Group Com NTB. — Beredarnya isu di media sosial mengenai dugaan permintaan atau pemberian fee kepada pihak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB),.
Terkait program revitalisasi 57 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) tahun 2026, mendapat tanggapan dari Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Dompu, Abdul Gani, yang akrab disapa Om Gen, Saat ditemui di kediamannya Senin 12/10/2026. Malam.
Om Gen secara tegas membantah adanya informasi yang menyebutkan pengelola PAUD memberikan sejumlah uang kepada pihak Dikpora. Ia menilai informasi tersebut tidak benar dan tidak jelas sumber maupun dasar keterangannya.
“Kami tidak tahu hal demikian. Tidak pernah ada pembicaraan mengenai uang fee seperti yang berkembang dalam isu tersebut,” tegas Om Gen.
Ia menjelaskan, pernyataannya mengenai kontribusi pengelola PAUD kepada pihak yang datang berkunjung bukanlah kontribusi dalam bentuk uang atau materi.
Menurutnya, yang dimaksud adalah memberikan penjelasan, informasi, serta sosialisasi terkait kondisi dan kegiatan lembaga pendidikan.
Om Gen menegaskan bahwa penjelasan tersebut tidak semestinya ditafsirkan sebagai pengakuan adanya penyerahan uang kepada pihak tertentu, terlebih jika dikaitkan dengan program revitalisasi PAUD dan TK tahun 2026.
“Yang saya maksud adalah memberikan penjelasan dan sosialisasi ketika ada pihak yang datang berkunjung. Tidak ada pembicaraan mengenai uang fee,” jelasnya.
HIMPAUDI MINTA INFORMASI DILURUSKAN
Berkembangnya isu di media sosial mengenai dugaan fee dalam program revitalisasi tersebut dinilai perlu disikapi secara hati-hati, jangan asal bicara, Ujarnya.
Ketua Himpaudi menyampaikan bahwa Informasi yang beredar sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai fakta sebelum didukung bukti dan keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Bahwa Program revitalisasi PAUD dan TK merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini, dan kami berharap
Karena kehadiran anggaran revitalisasi ini merupakan tahap awal jadi perlu ada tingkat pengasan dan kolaborasi, harapnya.
Lanjutnya Karena itu, kami selaku ketua Himpaudi benar benar mengontrol karena di berikan kepercayaan oleh Dinas, kami juga berharap ada kolaborasi yang baik dalam pengawasan ini, pungkasnya.(BYOS)

0 Komentar