Hot Posts

6/recent/ticker-posts

ARM SIAP GELAR AKSI DEMONSTRASI DI PT SADANA, SOROTI CSR HINGGA DUGAAN PUNGLI BARCODE

ARM SIAP GELAR AKSI DEMONSTRASI DI PT SADANA, SOROTI CSR HINGGA DUGAAN PUNGLI BARCODE


Transrevolusi Group Com NTB.— Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) berencana menggelar aksi demonstrasi di PT Sadana, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, pada Kamis, 15 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai.

Aksi tersebut akan menyoroti transparansi dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dugaan pungutan liar (pungli) berkedok barcode, serta kebijakan penerimaan dan pembelian yang dinilai mempersulit petani.

Rencana aksi itu tertuang dalam surat pemberitahuan bernomor 070/E/ARM/X/2026, tertanggal 10 Oktober 2026, yang ditujukan kepada Kapolres Dompu melalui Kasat Intelkam.

Humas aksi ARM, Arif Budi Santosa, saat ditemui di Taman Kota Dompu, pada Senin 12/10/2026, mengungkapkan bahwa demonstrasi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat, khususnya petani, terhadap sejumlah persoalan yang dinilai membutuhkan penjelasan dan evaluasi dari pihak terkait.

TIGA TUNTUTAN UTAMA ARM

Dalam aksi tersebut, ARM membawa tiga tuntutan utama.

Pertama, transparansi dana CSR. ARM meminta adanya keterbukaan informasi mengenai pengelolaan dan realisasi dana tanggung jawab sosial perusahaan agar dapat diketahui secara jelas oleh masyarakat.

Kedua, klarifikasi dugaan pungli berkedok barcode. ARM menyoroti dugaan adanya pungutan yang dinilai perlu mendapat penjelasan terbuka dari pihak terkait.

Dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian lebih lanjut.

Ketiga, evaluasi kebijakan penerimaan dan pembelian.

ARM menilai kebijakan yang diterapkan perlu dievaluasi agar tidak mempersulit petani dalam menjalankan aktivitas serta memasarkan hasil pertanian mereka.

Arif Budi Santosa menyebutkan, berdasarkan surat pemberitahuan, massa yang akan mengikuti aksi diperkirakan berjumlah sekitar 30 orang.

ARM berharap pihak terkait dapat menanggapi tuntutan tersebut secara serius, terbuka, dan bertanggung jawab sehingga persoalan yang berkembang di tengah masyarakat memperoleh kejelasan.

ARM berharap aksi ini menjadi ruang penyampaian aspirasi masyarakat sekaligus mendorong evaluasi terhadap berbagai persoalan yang disoroti, terutama yang berkaitan dengan kepentingan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Dompu.

Hingga berita ini diterbitkan, tuntutan mengenai transparansi CSR, dugaan pungli berkedok barcode, serta evaluasi kebijakan penerimaan dan pembelian tersebut masih merupakan aspirasi yang disampaikan ARM. 

Media belum memperoleh klarifikasi dari pihak PT Sadana terkait substansi tuntutan tersebut. Ruang konfirmasi tetap terbuka bagi pihak perusahaan untuk memberikan penjelasan atau tanggapan.(BYOS)


Posting Komentar

0 Komentar